stiker-stiker
usang;
dua mata
silang dan satu senyum panjang,
berbingkai
lingkar kuning.
dua wajah
juga terpampang
dua tokoh anti
kemapanan
bait-bait
pada pintu kamar,
oretan
pelampiasan;
penghujatan
satu tokoh
mencintai
sosok lain.
transisi
pengidolaan
jeans robek
menggantung
berteman
sawang
dan baju
sekolah penuh coretan
warna- warni
akhir masa
remaja
sebelas
tahun silam;
pencarian
pembangkangan
pelarian
pencitraan
meniru
habis-habisan
lalu,
ketika
kubuka kembali lemari merah marun
catatan
usang, kau dimana?
surat-surat
cinta entah kemana.
(Medan, 27/12/13)
*Menjenguk
Ranah 11 Tahun

0 comments:
Post a Comment