Biar, biarkan perahu ini tanpa dayung
Biar, biar saja arus yang menuntun
Aku menikmati riakriak
gelembungnya sangat asyik
Aku memainkan tangan
menyentuh kiambangkiambang
Aku memotret camar
memandang bakaubakau
Aku masih menikmati percakapan
mengenal perbendaharaanmu
Sampai nanti
pada terbitnya senja
Tepian mana yang hendak kita labuh
Biar, biar saja arus yang menuntun
Aku menikmati riakriak
gelembungnya sangat asyik
Aku memainkan tangan
menyentuh kiambangkiambang
Aku memotret camar
memandang bakaubakau
Aku masih menikmati percakapan
mengenal perbendaharaanmu
Sampai nanti
pada terbitnya senja
Tepian mana yang hendak kita labuh
(Rantauprapat, 2 November 2013)

0 comments:
Post a Comment