16 October 2013

Air

Adakah hendak kaubaca takdir air
yang menuntun turun
Prosesnya bukanlah kemunduran
adalah ia sebuah pencarian

berliku
berbelok
menelusur bebatuan
demi sebuah perjumpaan
muara ketenangan

Adakah hendak kaubaca akalnya
yang tak mampu dikekang
Baginya adalah kegundahan
sekecil apapun celah
akan ditemukan
Sekeras apa bendungan
akan pecah ditentang

Adakah hendak kau dengar nadanya yang merdu
ia ada pada sisa-sisa hujan di ujung talang
mengalir
menitik
membuat lubang-lubang kecil pada bumi

Sedang sifat kasihnya
menetap pada dahan, kelopak dan dedaunan
berkumpul
membentuk bulatan
menghapus dahaga singgahan

Adakah hendak kau baca maksudnya yang menyurut
atau pasang yang datang tiba-tiba
ketidaktetapannya bukanlah pertentangan
namun, adalah ia keberlangsungan

(Rantauprapat, 9 Oktober 2013)

0 comments:

 
;