Memahami
itu tak mudah. Butuh pendekatan dan renungan. Murninya nurani juga
penentu, akal sehat adalah sarana. Mungkin banyak waktu yang dibutuhkan
sehingga kesendirian terlahir, terlarut pada sudut waktu, berpikir dan
menelaah. Untuk mencari bagian yang belum ditemukan, bagian yang masih
menjadi pertanyaan.
Setiap
kejadian masih menyimpan teka-teki sehingga rasa takut dan harap pasti
hinggap. Sangat wajar rasanya memohon, untuk diberi petunjuk dan
diterangi jalan ini. Maka, 'tempat yang tenang' menjadi dambaan.
Hanya satu jalan menuju-Nya, namun beragam cara dilakukan. Mungkin ada kesalahan, tapi tetap mencari kebenaran. Banyak hal yang telah berkembang, tapi tidak semua hal dapat berubah. Pencarian tetaplah mencari; mencari hal yang takkan berubah, mencari yang hakiki.
Hanya satu jalan menuju-Nya, namun beragam cara dilakukan. Mungkin ada kesalahan, tapi tetap mencari kebenaran. Banyak hal yang telah berkembang, tapi tidak semua hal dapat berubah. Pencarian tetaplah mencari; mencari hal yang takkan berubah, mencari yang hakiki.
Mencari sampai ke dalam, sampai substansi ditemukan. Sehingga terpancar ke luar, menyinari permukaan.
Maka:
Aku mencari dengan pikiran, memahami ayat-ayat Tuhan
Aku mencari dengan renungan, berharap hidayah ditemukan
Aku mencari dengan amalan, semoga mendekati kebenaran
Aku mencari dengan menulis, mencari kejujuran
Walau zaman telah memaksa
Merubah hal yang tak mesti
Tapi mencari takkan berhenti
Sampai raga berjumpa mati
Aku mencari dengan pikiran, memahami ayat-ayat Tuhan
Aku mencari dengan renungan, berharap hidayah ditemukan
Aku mencari dengan amalan, semoga mendekati kebenaran
Aku mencari dengan menulis, mencari kejujuran
Walau zaman telah memaksa
Merubah hal yang tak mesti
Tapi mencari takkan berhenti
Sampai raga berjumpa mati


0 comments:
Post a Comment