Aku bergulat dengan pikiran, melawan batasan-batasan kenyataan. Hingga terhenti di sudut waktu, di suatu masa yang kudamba yang tak lagi kutemui saat ini. Keindahan yang lama hingga kini masih menggoda.
Langkah sudah meninggalkan, namun sulit untuk melupakan. Pertemanan masa lalu sarat akan keindahan. Tak ingin kubagi kesusahan, semua masalah kucoba tuntaskan. Tapi, kelemahan tak dapat kutepiskan.
Keegoisan sudah bertahta, ideologiku kini berjaya. Banyak pemikiran yg kusingkirkan, banyak paham kucoba lumpuhkan. Tapi aku tak kuat menghadang. Tentang pembangkangan akan zaman; Aku melawan derasnya perubahan, tak mudah kuterima yang baru. Karena resistansi yang kuat, kuciptakan duniaku; dimana akulah Tuan dan aku Pelayan.
Inilah aku,
lihatlah duniaku
apa yang kulalui takkan kembali
Kini,
di sekeliling kenyataan
semua kenangan takkan terulang
Inilah aku,
lihatlah duniaku
apa yang kulalui takkan kembali
Kini,
di sekeliling kenyataan
semua kenangan takkan terulang


0 comments:
Post a Comment