kudengar suara-suara kejauhan
dari arah mentari terbenam
tempat kini berkiblatnya peradaban
dari arah mentari terbenam
tempat kini berkiblatnya peradaban
nyanyian-nyanyian zaman berteriak kebebasan
banyak faham bertebaran
menggema di telinga pejalan
mengalun membuai harapan
apa yang tuan tawarkan bukanlah bermaksud apriori
sebelum menelan faham-faham tuan, tentu kami harus mengkaji.
tuan bertutur toleransi, kami sudah lebih dulu beraksi.
tuan suguhi feminisme dan emansipasi, perempuan dan emak-emak kami pernah angkat rencong dan senjata
sebelum menelan faham-faham tuan, tentu kami harus mengkaji.
tuan bertutur toleransi, kami sudah lebih dulu beraksi.
tuan suguhi feminisme dan emansipasi, perempuan dan emak-emak kami pernah angkat rencong dan senjata
langgam-langam tuan bak pembaruan yang menyelamatkan, padahal rentan kesesatan
langgam-langgam tuan bak oase di tengah jalan, padahal bergelimang jebakan
langgam-langgam tuan bak oase di tengah jalan, padahal bergelimang jebakan
memang kini tuan berjaya, peradaban materi adalah buahnya.
kuasa tuan mendominasi, hingga kami dipaksa menyamai
kuasa tuan mendominasi, hingga kami dipaksa menyamai
tapi tunggu tuan. tunggu di tahun-tahun yang akan datang
bibit-bibit unggul telah dipersiapkan
tunggu tuan, tunggu sepuluh atau berpuluh tahun lagi
bibit-bibit kami sedang mengaji
untuk menumbangkan hegemoni
memulangkan tahta kami.


0 comments:
Post a Comment