16 April 2010

Muhasabah Cermin Diri

Menukil liku-liku perjalanan
merekam jejak dalam ingatan
mencurahkan dalam bahasa
manifestasi pada ranah puisi
muhasabah cermin diri
bercerita dibalik bait-bait

Kumulasi dosa-dosa
berlikut dalam kefasikan
kesalahan timbul dengan kesengajaan
baik dan buruk berirama silih
kebenaran dijalankan
pembenaran dijadikan alasan


Cerita-cerita terkadang dramatis
pesan-pesan berseliweran
terhanyut dalam lakon-lakon
haru, sendu dan air mata membasah di pelupuk
ketika tayangan berakhir
sekejap mata terlepas tanpa kesan
ada kesan, hanya lintas tanpa tertanam
tanpa amalan dan kesungguhan
maka kembali dalam kesesatan

Syair-syair menjadi klise
jika sebatas langgam dan lantunan
mencoba tertarik
mencoba menikmati
karena pemahaman lahir dari kebiasaan

Mungkin belum saatnya menyeru
karena ilmu masih sekuku
keteladanan pun masih dini
akhlak dulu diperbaiki
hingga hikmah menyiratkan

Hidup indah dengan keyakinan
tuntunan memudahkan jalan
nalar dalam pendekatan
hati yang menenangkan

Semakin banyak berjalan
semakin banyak yang diperhatikan
semakin tak ada yang pantas untuk disombongkan

Ayat-ayat-Nya bertaburan di bumi
banyak hal yang harus dipelajari
banyaknya hikmah yang mesti diresapi
banyak kekurangan yang disadari
muhasabah cermin diri
jalan menuju taubat yang hakiki

0 comments:

 
;