26 June 2014

Datanglah!

adalah hari kesekian
dimana kau tak pernah bertandang
setiap jemputan lekang
ada yang menghalau di tiap-tiap lawang
ia membunuh
mencampakkanku dari asyik nan merasuk

Aku adalah bentuk atas gundah
tiada usaha bersudah
ada yang menghantam tak kenal lelah
ia menikam
meluluhlantakkan pencapaian
aku menjelma kering
dan kerontang

dimanakah sediakala
adakah bersemayam pada manis ucapan
adakah bersunyi-sunyi t'lah usang
hingga kau lupa akan renungan
sepi bermesraan

ini adalah pekan kesekian
dimana senja meradang
karena pagi tak pernah kudapatkan

datanglah…
datanglah dengan lembut
tanpa paksaan
ada cawan yang siap menenggelamkan
ia ingin larut bersama kejernihan
aku tak menyangsi
datanglah
puah puah!


[Rantauprapat, 28 Mei 2014]

0 comments:

 
;